Jaringan

OPEN DONASI|BAKTI SOSIAL SEMAI ( Semarak Istiqomah) 1439 H

WhatsApp Image 2018-04-12 at 12.57.15

Bismillah
Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarakatuh..

OPEN DONASI dalam rangka BAKTI SOSIAL

Pada kegiatan Bakti Sosial yang termasuk salah satu rangkaian dari kegiatan SEMAI ( Semarak Istiqomah), 6-7 Sya’ban 1439 H (21-22 April 2018 M yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Mahasiswa Islam Al-Istiqomah Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Dimana insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 1 Parit Sembin Kabupaten Kuburaya. Bagi saudara-saudari yang diberikan kelapangan rezeki atau yang ingin membantu/berdonasi dalam kegiatan Bakti Sosial ini, dapat memberikan barang maupun uang. Terkait donasi barang, donatur dapat memberikan barang dalam bentuk :
Sembako
Pakaian baru/bekas layak pakai
Alat tulis sekolah

Pengiriman barang maupun uang dapat diberikan ke:
Sekretariat: Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi
Musholla Al-Istiqomah
Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura
CP: 0852-5160-6345 (ikhwan)
0851-5147-7334 (akhwat)

Untuk donasi uang dapat di transfer ke rekening : 0906.199.653 BANK BNI Syariah (KODE BANK:427) a.n Abdul Haris Ridho

Setelah ditransfer, harap konfirmasi ke nomor: 0896-9325-3082
Konfirmsi via WhatsApp/SMS dengan format :
BakSos#Nama Donatur#Alamat#Tanggal Transfer#Jumlah Donasi
Contoh : BakSos#Fulan#Jl. Sepakat 2#20 April 2018#1.000.000

Donasi diterima sampai tanggal : 22 April 2018

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk oranglain” (HR. Ahmad)

“Allah senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba-Nya menolong saudaranya” (HR. Muslim)

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (balasannya) kepada mereka dan mereka akan mendapat pahala yang mulia” (Qs. Al Hadid : 18)

Jazakumullah khoyron..

Facebook : LSMI Al-Istiqomah
Instagram : @lsmi.alistiqomah
Telegram : @lsmialistiqomah
Website : lsmi.al-istiqomah.org

#Berilmusebelumberkatadanberamal
#LSMI_Al-Istiqomah
#SEMAI1439H

TABLIGH AKBAR SEMAI 1439 H

WhatsApp Image 2018-04-11 at 07.49.27

Dengan Mengharap Ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala

HADIRILAH
TABLIGH AKBAR SEMAI 1439 H

Bersama
Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi
– Alumni Markasz Syaikh Ibnu Utsaimin, Saudi Arabia
– Pengajar di Pondok Pesantren Al Furqon Gresik, Jawa Timur
– Pimpinan Redaksi Majalah Al Furqon Gresik Jawa Timur
– Pemateri Yufid TV dan Insan TV

KHUTBAH JUM’AT

Jum’at, 27 Rajab 1439 H – 13 April 2018
Masjid Al Muhtadin UNTAN (Jl. Daya Nasional Pontianak)

TABLIGH AKBAR

Jum’at, 27 Rajab 1439 H – 13 April 2018

“RUTE MENUJU SURGA”

Ba’da Maghrib – selesai
Masjid Mujahidin (Jalan Jendral Ahmad Yani Pontianak)

KAJIAN SUBUH

Sabtu, 28 Rajab 1439 H – 14 April 2018

“TAUHID, KUNCI SURGA”

Ba’da Subuh – selesai
Masjid Al Muhtadin UNTAN (Jl. Daya Nasional Pontianak)

Ahad, 29 Rajab 1439 H – 15 April 2018

“MENJADI MANUSIA TERBAIK”

Ba’da subuh – selesai
Mushola Al-Istiqomah Fakultas Teknik Untan (Jalan Profesor Dokter H. Hadari Nawawi)

KAJIAN MAHASISWA & DOSEN (Terbuka Untuk Umum)

Sabtu, 28 Rajab 1439 H – 14 April 2018

“KUNCI – KUNCI SUKSES MERAIH ILMU”

08.00 – selesai
Masjid Al Muhtadin UNTAN (Jl. Daya Nasional Pontianak)
Catatan :
* Kegiatan ini GRATIS Terbuka Untuk Umum
* Ajak Keluarga, Sahabat, Teman Kerabat
* Bawa Alat Tulis untuk mencatat Faedah Ilmu
* Tidak diperkenankan merekam dan mengambil gambar dalam bentuk apapun kecuali panitia
* Siapkan Infaq Terbaik Anda

CONTACT PERSON 0896-9325-3082 (Ikhwan)
0851-5147-7334 (Akhwat)

Kegiatan ini diselenggarakan Oleh :
• Panitia Semarak Istiqomah (SEMAI) 1439 H
• LSMI Al-Istiqomah Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Didukung Oleh :
• PANJI TV
• Mujahidin TV & Radio Pontianak
• Radio RRI Pro 2 Pontianak
• Syiar Muwahidin
• The Tanjungpura Times
• Mimbar UNTAN
• UNTAN Voice Radio
• DEEPOSITIVE
• DKM Masjid Raya Mujahidin Pontianak
• DKM Masjid Al Muhtadin UNTAN Pontianak

SEMAI | Semarak Istiqomah 1439 H

WhatsApp Image 2018-03-27 at 21.39.06

Bismillah
LSMI Al – Istiqomah Present:

SEMAI(Semarak Istiqomah) 1439 H
LSMI Al-Istiqomah Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura
“Menuju Peradaban Islam yang Berilmu dan Berakhlak Mulia serta mengamalkan dengan berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah diatas Pemahaman Salafush Shalih”
APA ITU SEMAI ?
SEMAI (Semarak Istiqomah) merupakan forum kegiatan yang dibentuk untuk menjalin ukhuwah islamiyah dengan pihak internal dan eksternal Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura sekaligus kaderisasi mahasiswa yang berorientasi pada kualitas dan komitmen dalam mengamalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah diatas pemahaman sahabat, serta dalam mempelajari ilmu keorganisasian.
AGENDA KEGIATAN :

DAUROH INTENSIF
31 Maret – 1 April 2018

⚽ RIYADOH
7 April 2018

SEMINAR MUSLIMAH
8 April 2018

TABLIGH AKBAR
13-15 April 2018

BAKTI SOSIAL
21-22 April 2018

Untuk informasi lebih lanjut serta informasi terkait donasi pada agenda SEMINAR MUSLIMAH dan BAKTI SOSIAL dapat menghubungi:
Ikhwan: 085251606345
Akhwat: 0895613582134

Sekretariat: Mushola LSMI Al-Istiqomah Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Facebook: LSMI Al-Istiqomah
Telegram: @lsmialistiqomah
Instagram: lsmi.alistiqomah
Website: lsmi.al-istiqomah.org

#LSMI_Al-Istiqomah
#SEMAI1439H

DIBUKA DONASI | Tebar Jilbab Syar’i

WhatsApp Image 2018-03-23 at 12.57.19

Bismillah.
Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokatuh..

DIBUKA DONASI dalam rangka “Tebar Jilbab Syar’i”

Pada penyelenggaran SEMUSIM (Seminar Muslimah) yang termasuk dalam rangkaian kegiatan SEMAI (Semarak Istiqomah), insyaallah akan dilaksanakan “Tebar Jilbab Syar’i” untuk saudari-saudari kita yang membutuhkan.
Donasi dapat berupa barang maupun uang.

Pengiriman barang maupun uang dapat diberikan ke:
Sekretariat Akhwat LSMI Al-Istiqomah
Jl/ Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura
Musholla Al-Istiqomah
CP: 082157344876

Untuk donasi uang dapat ditransfer ke rekening:
7101071192506 Bank BRI (Kode Bank: 002)
a.n. Diah Sri Rejeki Mardiani

Setelah transfer mohon konfirmasi ke 082157344876
Konfirmasi via WhatsApp/SMS dengan format:
TJS # Nama Donatur # Alamat # Tanggal Transfer # Besar Donasi
Contoh: TJS # Fulanah # Jl. Sepakat 2 # 1 April 2018 # 500.000

Donasi diterima sampai tanggal 6 April 2018

Sedikit kepedulian kita bisa menjadi sesuatu yang amat berharga sebagai jalan hidayah bagi saudari kita yang baru belajar berjilbab apalagi mereka mendapatkan kesulitan biaya untuk memilikinya.

Jazaakumullahu khoyron ^^

Facebook: Lsmi Al-Istiqomah
Facebook: Kemuslimahan Lsmi Al Istiqomah
Instagram: @lsmi.alistiqomah
Instagram: @kemuslimahan.istiqomah
Telegram: @lsmialistiqomah
Website: lsmi.al-istiqomah.org

#BerilmuSebelumBerkatadanBeramal
#LSMI_Al-Istiqomah
#SEMAI1439H

[COMING SOON] SEMAI 1439 H, INSYAALLAH

 

WhatsApp Image 2018-03-03 at 09.03.46 (1)

[COMING SOON] SEMAI 1439 H, INSYAALLAH
————————————-
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (yang terjemahnya),
“Dan orang-orang yang berjuang untuk mencari Ridho Allah, benar-benar akan Kami bukakan jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat kebajikan”
(QS. Al-Ankabut : 69)
————————————
APA ITU SEMAI ?
SEMAI (Semarak Istiqomah) merupakan forum kegiatan yang dibentuk untuk menjalin ukhuwah islamiyah dengan pihak internal dan eksternal Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura sekaligus kaderisasi mahasiswa yang berorientasi pada kualitas dan komitmen dalam mengamalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah diatas pemahaman sahabat, serta dalam mempelajari ilmu keorganisasian

#BerilmuSebelumBerkatadanBeramal
#LSMI_Al-Istiqomah
#SEMAI1439H

[Poster Dakwah] HUKUM BERBURUK SANGKA DAN MENCARI-CARI KESALAHAN

prasangka2

[Poster Dakwah]

HUKUM BERBURUK SANGKA DAN MENCARI-CARI KESALAHAN

Oleh
Syaikh Abdul Muhsin Bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr

Allah Ta’ala berfirman.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” [Al-Hujurat : 12]

Dalam ayat ini terkandung perintah untuk menjauhi kebanyakan berprasangka, karena sebagian tindakan berprasangka ada yang merupakan perbuatan dosa. Dalam ayat ini juga terdapat larangan berbuat tajassus. Tajassus ialah mencari-cari kesalahan-kesalahan atau kejelekan-kejelekan orang lain, yang biasanya merupakan efek dari prasangka yang buruk.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِيَّا كُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ وَلاَ تَحَسَّسُوا وَلاَ تَجَسَّسُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَتَدَابَرُوا وَلاَتَبَاغَضُوا وَكُوْنُواعِبَادَاللَّهِ إحْوَانًا

“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” [1]

Amirul Mukminin Umar bin Khathab berkata, “Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik”

Ibnu Katsir menyebutkan perkataan Umar di atas ketika menafsirkan sebuah ayat dalam surat Al-Hujurat.

Bakar bin Abdullah Al-Muzani yang biografinya bisa kita dapatkan dalam kitab Tahdzib At-Tahdzib berkata : “Hati-hatilah kalian terhadap perkataan yang sekalipun benar kalian tidak diberi pahala, namun apabila kalian salah kalian berdosa. Perkataan tersebut adalah berprasangka buruk terhadap saudaramu”.

Selengkapnya: https://almanhaj.or.id/3196-hukum-berburuk-sangka-dan-mencari-cari-kesalahan.html

[Poster Dakwah] KEMATIAN YANG KEMBALI MENYADARKAN KITA

mati

[Poster Dakwah]

KEMATIAN YANG KEMBALI MENYADARKAN KITA

Belia, muda, maupun tua tidak ada yang tahu, mereka pun bisa merasakan kematian. Setahun yang silam, kita barangkali melihat saudara kita dalam keadaan sehat bugar, ia pun masih muda dan kuat. Namun hari ini ternyata ia telah pergi meninggalkan kita. Kita pun tahu, kita tidak tahu kapan maut menjemput kita. Entah besok, entah lusa, entah kapan. Namun kematian sobat kita, itu sudah cukup sebagai pengingat, penyadar dari kelalaian kita. Bahwa kita pun akan sama dengannya, akan kembali pada Allah. Dunia akan kita tinggalkan di belakang. Dunia hanya sebagai lahan mencari bekal. Alam akhiratlah tempat akhir kita.

Untuk lebih lengkapnya dapat dibaca pada link dibawahi ini :

Sumber : https://rumaysho.com/2822-kematian-yang-kembali-menyadarkan-kita.html

[Poster Dakwah] Luruskan Niat Lillahi Ta’ala

22406119_972387419567396_7207697487731750228_n

[Poster Dakwah]

” Luruskan Niat Lillahi Ta’ala”
Niat punya peranan penting dalam setiap ibadah termasuk dalam sedekah. Ada kisah dalam hadits yang disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab yang sudah sangat masyhur di tengah-tengah kita yaitu kitab Riyadhus Sholihin. Kisah ini berkaitan dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, setiap amalan itu tergantung pada niat. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.

Dari Abu Yazid Ma’an bin Yazid bin Al Akhnas radhiyallahu ‘anhum, -ia, ayah dan kakeknya termasuk sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, di mana Ma’an berkata bahwa ayahnya yaitu Yazid pernah mengeluarkan beberapa dinar untuk niatan sedekah. Ayahnya meletakkan uang tersebut di sisi seseorang yang ada di masjid (maksudnya: ayahnya mewakilkan sedekah tadi para orang yang ada di masjid, -pen). Lantas Ma’an pun mengambil uang tadi, lalu ia menemui ayahnya dengan membawa uang dinar tersebut. Kemudian ayah Ma’an (Yazid) berkata, “Sedekah itu sebenarnya bukan kutujukan padamu.” Ma’an pun mengadukan masalah tersebut kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَكَ مَا نَوَيْتَ يَا يَزِيدُ ، وَلَكَ مَا أَخَذْتَ يَا مَعْنُ

“Engkau dapati apa yang engkau niatkan wahai Yazid. Sedangkan, wahai Ma’an, engkau boleh mengambil apa yang engkau dapati.” (HR. Bukhari no. 1422).

Kisah di atas menceritakan bahwa ayah Ma’an (Yazid) ingin bersedekah kepada orang fakir. Lantas datang anaknya (Ma’an) mengambil sedekah tersebut. Orang yang diwakilkan uang tersebut di masjid tidak mengetahui bahwa yang mengambil dinar tadi adalah anaknya Yazid. Kemungkinan lainnya, ia tahu bahwa anak Yazid di antara yang berhak mendapatkan sedekah tersebut. Lantas Yazid pun menyangkal dan mengatakan bahwa uang tersebut bukan untuk anaknya. Kemudian hal ini diadukan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau pun bersabda, “Engkau dapati apa yang engkau niatkan wahai Yazid. Sedangkan, wahai Ma’an, engkau boleh mengambil apa yang engkau dapati”.

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1- Setiap amalan tergantung pada niatan setiap orang. Jika seseorang telah meniatkan yang baik, maka ia akan mendapatkannya. Walaupun Yazid tidak berniat bahwa yang mengambil uangnya adalah anaknya. Akan tetapi anaknya mengambilnya dan anaknya tersebut termasuk di antara orang-orang yang berhak menerima. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan, “Engkau dapati apa yang engkau niatkan.”

2- Setiap orang akan diganjar sesuai yang ia niatkan walaupun realita yang terjadi ternyata menyelisihi yang ia maksudkan. Termasuk dalam sedekah, meskipun yang menerima sedekah adalah bukan orang yang berhak.

Untuk selengkapnya mungkin dapat dibaca di link dibawah ini :

Sumber : https://rumaysho.com/3361-setiap-amalan-tergantung-pada-niat.html